Libatkan Anak dalam Kampanye, Caleg di Purworejo Jadi Tersangka

Jumat, 19 Januari 2024 17:05 WIB

Imbauan tak ajak anak dalam kampanye. (Foto: Istimewa)
Imbauan tak ajak anak dalam kampanye. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purworejo telah selesai melakukan penyelidikan kasus dugaan pelibatan anak oleh salah satu Caleg DPRD. Kini, kasus tersebut dilimpahkan ke Polisi, yang masuk dalam pidana Pemilu.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Purworejo Rinto Hariyadi mengatakan, saat ini perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan di pihak aparat kepolisian.

“Sekarang masih di Kepolisian. Kemarin di Bawaslu 14 hari, terus dilimpahkan ke Polisi. Dari proses penyelidikan ke penyidikan,” ujar Rinto, Jumat (19/1).

Rinto mengatakan, saat ini Caleg tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka. Perkara ini akan disidangkan untuk memutuskan status pencalonan Caleg tersebut.

“Kalau soal pembatalan, belum. Kan masih proses. Nunggu diputus pengadilan. Kalau divonis bersalah dan inkrah, nanti dicoret. Sekarang belum dicoret di pencalonan,” jelas Rinto.

Sebelumnya, beredar video dua orang pelajar berseragam berkampanye dan mengajak masyarakat untuk memilih salah satu Caleg. Video itu direkam di depan baliho caleg tersebut.

“Halo bos, menjelang Pemilu 2024, khususnya warga Bener, Loano, Gebang, Purworejo, jangan lupa pilih Partai ***, nomor satu, Bapak ***. Nyoto kerjone, apik wonge, gagah tumindake, gaspol,” ucap pelajar tersebut.https://berharaplahlagi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*